KECERDASAN BUATAN : EXPERT SYSTEM (SISTEM PAKAR)

Assalamu’alaikum, selamat pagi. Masih bersama saya Teguh Ramdhani-17190987, kelas 17.4C.25. pada kesempatan kali ini saya akan membahas materi dari mata kuliah kecerdasan buatan pada pertemuan 11.  Materi pada pertemuan 11 kali ini akan membahas mengenai “EXPERT SYSTEM (SISTEM PAKAR)”. Materi EXPERT SYSTEM (SISTEM PAKAR) kali ini, kita akan membahas tentang :

1.    Konsep Expert System/Sistem Pakar

2.    Bagian Expert System/Sistem Pakar

3.    Manfaat Expert System/Sistem Pakar

4.    Kelemahan Expert System/Sistem Pakar

5.    Karakteristik Expert System/Sistem Pakar

6.    Bidang Pengembangan Expert System/Sistem Pakar

 

Mari kita langsung saja masuk ke pembahasan.

1.    Konsep Expert System/Sistem Pakar

Sistem Pakar adalah suatu sistem yang menggabungkan pengetahuan dan penelusuran data untuk memecahkan masalah yang secara normal memerlukan keahlian seorang pakar. Yang diperlukan untuk membangun sitem pakar adalah sejumlah pengetahuan dan suatu mekanisme untuk mengakses pengetahuan itu secara efisien (mekanisme inferensi) untuk memecahkan masalah.



2.    Bagian Expert System/Sistem Pakar

Bagian pada Expert System meliputi :

1.     User Interface

Memungkinkan manager untuk memasukan insteruksi untuk menentukan parameter dan informasi dalam Expert System dan menerima informasi darinya.





 

2.     Knowledge Base

Berisi fakta yang menjelaskan bidang masalah dan merepresentasikan teknik yang menjelaskan cara penggabungan fakta tersebut dalam cara yang logis dengan menggunakan rule (kaidah) tertentu hingga menghasilkan conclusion.

Contoh : aturan identifikasi hewan

• Rule 1 : IF hewan berambut dan menyusui THEN hewan mamalia

• Rule 2 : IF hewan mempunyai sayap dan bertelur THEN hewan jenis burung

• Rule 3 : IF hewan mamalia dan memakan daging THEN hewan karnivora



 

3.     Inference Engine

Merupakan komponen dari Expert System yang melakukan penalaran dengan menggunakan isi dari knowledge base dengan urutan tertentu.

 



4.     Development  Engine

Digunakan untuk menciptakan Expert System yang melibatkan pembuatan himpunan rule dengan bantuan shell Expert System.

 

 

3.    Manfaat Expert System/Sistem Pakar

Ada banyak manfaat yang dapat diperoleh dengan mengembangkan sistem pakar, antara lain :

1)    Masyarakat awam non-pakar dapat memanfaatkan keahlian di dalam bidang tertentu tanpa kehadiran langsung seorang pakar.

2)    Meningkatkan produktivitas kerja, menambah efisiensi kerja danhasil solusi kerja.

3)    Penghematan waktu dalam menyelesaikan masalah yang kompleks.

4)    Memberikan penyederhanaan solusi untuk kasus-kasus yang kompleks dan berulang-ulang.

5)    Pengetahuan dari seorang pakar dapat didokumentasikan tanpa ada batas waktu.

6)    Memungkinkan penggabungan berbabagai bidang pengetahuan dari berbagai pakar untuk dikombinasikan.


 

4.    Kelemahan Expert System/Sistem Pakar

Beberapa kelemahan pengembangan sistem pakar diantaranya :

1)    Daya kerja dan produktifitas manusia menjadi berkurang karena semuanya dilakukan secara otomatis oleh system

2)    Pengembangan perangkat lunak sistem pakar lebih sulit dibandingkan perangkat lunak konvensional.



 

5.    Karakteristik Expert System/Sistem Pakar

Ciri-ciri dan Karakteristik Sistem Pakar :

1)    Pengetahuan sistem pakar merupakan suatu konsep, bukan berbentuk numeris.

2)    Informasi dalam sistem pakar tidak selalu lengkap, subyektif, tidak konsisten, subyek terus berubah dan tergantung pada kondisi lingkungan sehingga keputusan yang diambil bersifat tidak pasti dan tidak mutlak “ya” atau “tidak” tetapi menurut ukuran kebenaran tertentu

3)    Kemungkinan solusi sistem pakar terhadap suatu permasalahan adalah bervariasi dan mempunyai banyak pilihan jawaban yang dapat diterima, semua faktor yang ditelusuri memiliki ruang masalah yang luas dan tidak pasti

4)    Perubahan atau pengembangan pengetahuan dalam sistem pakar dapat terjadi setiap saat bahkan sepanjang waktu sehingga diperlukan kemudahan dalam modifikasi sistem untuk menampung jumlah pengetahuan yang semakin besar dan semakin bervariasi

5)    Pandangan dan pendapat setiap pakar tidaklah selalu sama, yang oleh karena itu tidak ada jaminan bahwa solusi sistem pakar merupakan jawaban yang pasti benar. Setiap pakar akan memberikan pertimbangan- pertimbangan berdasarkan faktor subyektif.

6)    Keputusan merupakan bagian terpenting dari sistem pakar. Sistem pakar harus memberikan solusi yang akurat berdasarkan masukan pengetahuan meskipun solusinya sulit sehingga fasilitas informasi sistem harus selalu diperlukan.

 

6.    Bidang Pengembangan Expert System/Sistem Pakar

a.     Bidang Pengembangan Es

1)         Kontrol          : Contoh pengembangan banyak ditemukan dalam kasus pasien di rumah sakit, dimana dengan kemampuan sistem pakar dapat dilakukan kontrol terhadap cara pengobatan dan perawatan melalui sensor data atau kode alarm dan memberikan solusi terapi pengobatan yang tepat bagi pasien

2)         Desain            : Contoh sistem pakar desain adalah PEACE yang dibuat oleh Dinobas pada tahun 1980 untuk membantu disain pengembangan sirkuit elektronik.

3)         Diagnosis       : Merupakan pengembangan sistem pakar terbear seperti diagnosis penyakit, kerusakan mesin kendaraan, kerusakan komponen komputer dsb.

4)         Interpretasi    : Pengembangan bidang ini melakukan proses pemahaman terhadap situasi dari beberapa informasi yang direkam.

5)         Instruksi         : merupakan pengembangan sistem pakar yang sangat berguna dalam bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan, dimana sistem pakar dapat memberikan instruksi dan pengajaran tertentu terhadap suatu topik permasalahan.

6)         Monitor          : bidang ini banyak digunakan militer, seperti penggunaan sensor radar kemudian kemudian menganalisisnya dan menentukan posisi obyek berdasarkan posisi radar tersebut.

7)         Perencanaan   : banyak digunakan dalam bidang bisnis dan keuangan suatu proyek.

8)         Prediksi          : sistem pakar ini mampu memprediksi kejadian dimasa mendatang berdasarkan informasi model dan permasalahan yang dihadapi.

9)         Seleksi            : Sistem pakar dengan seleksi mengidentifikasi pilihan terbaik dari beberapa daftar pilihan kemungkinan solusi.

10)    Simulasi         : Sistem ini memproses operasi dari beberapa variasi kondisi yang ada dan menampilkannya dalam bentuk simulasi. Contohnya adalah program PLANT yang sudah menggabungkan antara prediksi dan simulasi, dimana program tersebut mampu menganalisis hama dengan berbagai kondisi suhu dan cuaca.


Komentar

Postingan Populer